Reduce, Reuse, Recycle + Repair

6 Agustus, 2007

Logo Daur UlangAnda pasti sudah pernah mendengar istilah 3R diatas yang sering didengungkan oleh banyak pencinta lingkungan. 3R itu adalah Reduce, Reuse and Recycle. Kita akan tambahkan 3R tersebut menjadi 4R dengan adanya Repair.

Reduce berarti kita mengurangi penggunaan bahan-bahan yang bisa merusak lingkungan. Reduce juga berarti mengurangi belanja barang-barang yang anda tidak “terlalu” butuhkan seperti baju baru, aksesoris tambahan atau apa pun yang intinya adalah pengurangan kebutuhan. Kurangi juga penggunaan kertas tissue dengan sapu tangan, kurangi penggunaan kertas di kantor dengan print preview sebelum mencetak agar tidak salah, baca koran online, dan lainnya.

Reuse sendiri berarti pemakaian kembali seperti contohnya memberikan baju-baju bekas anda ke yatim piatu. Tapi yang paling dekat adalah memberikan baju yang kekecilan pada adik atau saudara anda, selain itu baju-baju bayi yang hanya beberapa bulan dipakai masih bagus dan bisa diberikan pada saudara yang membutuhkan.

Recycle adalah mendaur ulang barang. Paling mudah adalah mendaur ulang sampah organik di rumah anda, menggunakan bekas botol plastik air minum atau apapun sebagai pot tanaman, sampai mendaur ulang kertas bekas untuk menjadi kertas kembali. Daur ulang secara besar-besaran belum menjadi kebiasaan di Indonesia. Tempat sampah yang membedakan antara organik dan non-organik saja tidak jalan. Malah akhirnya lebih banyak gerilyawan lingkungan yang melakukan daur ulang secara kreatif dan menularkannya pada banyak orang dibandingkan pemerintah.

Repair menjadikan 3R menjadi 4R. Repair memang banyak dilupakan oleh banyak orang, dan ini sebenarnya adalah hal yang terpenting di Indonesia. Repair adalah usaha perbaikan demi lingkungan. Contoh memperbaiki barang-barang yang rusak agar bisa kita gunakan kembali seperti sepatu jebol yang kita perbaiki karena dengan begitu kita tidak perlu membeli sepatu baru. Hal lain yang lebih besar adalah reboisasi atau perbaikan lahan kritis karena dengan ini kita bisa memiliki daerah resapan yang lebih besar dan menahan limpahan air yang bisa menyebabkan longsor. Penanaman bakau juga merupakan perbaikan lingkungan. Vulkanisir ban juga repair sehingga dapat kita reuse.

Banyak sekali hal yang bisa kita lakukan dari repair ini sendiri dan sangat diperlukan di Indonesia. Yang terpenting adalah kreativitas dan kemauan karena tanpa keinginan yang kuat, membuang sampah di jalan pun menjadi mudah. Tapi kalau anda sudah membiasakan diri dengan hidup yang menghargai lingkungan, maka dengan mudah anda dapat menahan diri.

Entry Filed under: Manifesto Hijau. .

26 Comments Add your own

  • 1. akuingintau  |  7 Agustus, 2007 at 2:52 pm

    tampaknya semua ini perlu dilakukan mulai dari diri kita sendiri. butuh kesadaran diri masing-masing untuk melaksanakannya.

  • 2. massabi  |  11 Agustus, 2007 at 8:48 am

    Kalau boleh saya tambahkan 1 R lagi, yaitu REFUSE, menolak dan menghindari pemakaian bahan yang menggunakan plastik dan lebih memilih bahan yang lebih natural. Karena seperti kita ketahui bahwa bahan plastik yang terbuang tidak terurai seperti pada bahan natural. Juga sebagai contoh lain adalah pada saat kita berbelanja di pasar ataupun supermarket, sebaiknya kita MENOLAK staff yang menawarkan pemakaian tas plastik yang berlebihan pada belanjaan kita, karena sampai dirumah pun kita percaya masih banyak tas sebelumnya yang tidak terpakai. Jadi kalau kita sudah me REFUSE dari awal, maka barang yang akan kita Reduce, ataupun Recycle akan berkurang. Inti dari 3R+1+1 diatas adalah memanfaatkan barang terutama yang beresiko menimbulkan sampah yang sulit terurai secara maksimal sehingga dengan sendirinya mengurangi beban alam untuk menguraikan sampah kita sendiri.

  • 3. christle  |  14 Agustus, 2007 at 2:19 pm

    skarang aku udh mulai mengurangi penggunaan tissue&plastik,
    setelah hari sabtu yg lalu ikut tracking dari greja ..
    ternyata kita tuh harus jadi trendsetter u/ mengurangi bad habbits! ! ! misalnya ajaa tissue, kalau kita pake terus ! ! tingkat permintaan produksi tissue makin banyak sehingga pohon harus ditebang ! ! ! padahal tumbuhan hijau itu bermanfaat banget bwt kehidupan manusia ..
    skarang aku , sama temen2 klo misalny beli makanan
    kita biasanya nggak minta pake plastik / tissue. terus klo ke skolah / pergi kita biasanya bawa minum dari rumah tapi pake
    TEMPAT MINUMAN yg bisa DIpake lagi .. TAPI BOTOLNYA BUKAN BOTOL AQUA & SEJENISNYA karena selain gak sehat itu juga bikin banyak sampah dan malah bikin kotor lingkungan ! ! ! & GAK LUPA KITA HARUS HEMAT AIR LHOO, SOALNYA UDH ADA ILUSTRASI DARI PENELITI KALOO, BEBERAPA RATUS THN LAGI AIR ITU BISA JDII BARNG LANGKA .. JADI MULAI SKARANG HEMAT AIR ! ! ! caranya banyak misalny waktu mandi kita kurangi 1 menit aja .., klo semua org kurangi wktu mandiny 1 menit aja ,kalo di jumlah kita udh safe bergalon galon air … POKOKNY TERNYATA BANYAK BANGET DEH
    CARA CARA KITA U/ SAFE OUR PALNET FROM GLOBAL WARMING !!
    semua harus dimulai dari diri kita sendiri ..
    start from now !!

  • 4. dodolipet  |  14 Agustus, 2007 at 6:15 pm

    Wah hebat nih Christle. Kalau semakin banyak orang mengikuti langkah-langkah yang dijalankan maka misi dari lingkungan yang lebih sehat bisa semakin cepat tercapai, dan betul “semua harus dimulai dari diri kita sendiri.”

  • 5. Sen  |  16 Agustus, 2007 at 7:17 pm

    Hi semuanya, mau ikutan sharing ya :)

    Saya tidak tau apakah saya salah (mohon di koreksi), yang saya pelajari dan berusaha untuk mempengaruhi orang lain adalah konsep 5R, dengan 4 konsep yang sudah dijelaskan dengan sangat jelas diatas. Dan di tambah satu lagi, yaitu : RETHINK.

    kalau digambarkan secara piramida, maka RETHINK itu adalah yang paling atas. dan memiliki arti yang paling penting, karena ini menyangkut pikiran kita sebagai manusia. Berpikirlah lebih dari sekali sebelum kita membeli/mengkonsumsi suatu barang. Perlukah barang itu dibeli ? kalau tidak sudah pasti barang tersebut akan menjadi sampah, pertanyaannya hanya kapan ?

    dari piramida ini juga mau nambahin kalau slogan RECYCLE yang sering kita dengar di mana-mana sebenarnya menempati posisi paling bawah piramida. artinya, karena kita sudah “desperate” :) tidak berpikir dulu pada awalnya, tidak bisa juga mengurangi, tidak bisa menggunakan kembali dan juga tidak bisa diperbaiki makanya dengan “terpaksa” menggunakan cara terakhir yaitu recycle. akan lebih menggembirakan jika secara bertahap, persentasi porsi efektiftas dari 5R bisa menjadi piramida terbalik.

  • 6. Sen  |  16 Agustus, 2007 at 7:31 pm

    Hi Christle, senang mendenger eh.. membaca kali sharing kamu untuk take the action.

    kalau saya, berkat website ini juga, skr menggunakan ac di 25 derajat plus…… bantuan kipas angin hehehe… persis seperti artikel yang pernah di post oleh sdr. dodolipet beberapa waktu yang lalu. kalo dipikir-pikir aneh juga ya, dulu ac dipasang di 18 derajat, tapi selimutnya kalo bisa setebal-tebalnya. kalo dipikir-pikir ulang, memang dulu seperti orang tak berotak :)

    terus skr saya (kebetulan suka bakmi) kalo makan sesuatu yang menggunakan sumpit disposable (sekali pakai), saya pasti balikin ke penjualnya. kalo makan di tempat, saya lebih memilih menggunakan sumpit plastik yang bisa dicuci, sendok garpu bila perlu kalau sampai ng ada sumpit. dan saya juga punya sepasang sumpit lipat yang bisa dibawa kemana-mana.

    kurang lebih baru itu saja yang bisa saya lakukan, dan berharap bisa berbuat lebih banyak lagi dikemudian hari :)

  • 7. dodolipet  |  19 Agustus, 2007 at 8:43 pm

    Sen, bukannya tidak berotak, saya juga dulu kan sama. hahaha… memang setelah saya juga mulai menyenangi masalah lingkungan lama-lama kita jadi ikut berpikir… kok dulu bisa seperti itu. Saya juga senang karena bisa semakin banyak yang mengikuti dan concern akan lingkungan kita.

    Ide anda untuk Sumpit Lipat juga sangat menarik. kalau ada fotonya boleh juga dikirim ke email saya, nanti kita buatkan artikel supaya kita tularkan terus ke teman-teman yang lain.

  • 8. yuliono  |  24 Agustus, 2007 at 7:10 pm

    Saya sebenarnya, jauh di relung hati, ingin ikut juga secara aktif kampanye HIJAU tidak sekadar teriak di dalam hati. Langkah nyata yang ingin saya lakukan adalah mempraktikkan RECYCLE tapi susah sekali mencari panduan praktis me-recycle barang bekas, semisal recycle kertas (step by step-nya)…apakah Anda memilikinya, atau kalau tidak link situs yang menyediakannya?

    Terima Kasih sebelumnya….

  • 9. Naka-chan  |  29 Agustus, 2007 at 8:25 pm

    He-eh, kalo bisa saya tambahin 1 lagi, Remake (mirip repair juga sih)… idenya awesome banget, sehat untuk kita-kita yang mau ngurusin tumbuhan (berapa persenkah di indonesia yang rela melakukannya?) Emang betul, musti menghargai lingkungan… kan selain lingkungan jadi bersih, enak juga diliat sama mata kita.

  • 10. Xhans  |  15 September, 2007 at 12:02 pm

    Hi Christle, Setahu saya debit air dari dulu sampai sekarang tetap, yang dikhawatirkan “langka” itu kualitasnya kali ya !! air layak konsumsi yang sulit…kalo sekedar air seh..dilaut banyak !!!

  • 11. Era  |  16 September, 2007 at 11:29 pm

    seneng banget nemu web ini. kebetulan dulu waktu kuliah pernah denger konsep 6R, tapi kok gue lupa ya….
    Di web ini saya hanya nemu 4R doang (Reduce, reuse, Recycle, Repair) Kira-kira yang 2R apa ya…seingatku Revalue, yang satunya apalagi ya…..
    Mungkin teman-teman ada yang mau bantu.Makasih sebelumnya.

  • 12. heru  |  5 Nopember, 2007 at 4:26 pm

    ikutan sharing ahhh….
    tadi kata sen bener banget yang namanya reduce, reuse dan recycle itu adalah usaha kita yang paling akhir akibat dari perbuatan atau perilaku kita sehari-hari yang selalu menghasilkan sampah.
    lingkungan kita akan menjadi sehat kembali apabila kita semua berusaha memikirkan dahulu sebelum mengkonsumsi suatu barang.
    pertama kita harus berfikir sehat tidak barang yang kita konsumsi tersebut, kedua bungkus barang yang kita beli kira-kira bisa terurai, dapat didaur ulang atau hanya menjadi sampah yang akan membuat tanah kita menjadi semakin tercemari.
    semua pilihan ada pada kita semua, tergantung kitanya PEDULI atau TIDAk.
    setiap pilihan kita juga mempunyai konsekuensi yang POSITIF atau NEGATIF terhadap lingkungan kita.
    Dan setiap pilihan kita, akan kita pertanggungjawabkan diakhirat kelak.

  • 13. ocie  |  20 Nopember, 2007 at 10:29 pm

    buat xhans yg sempet ninggalin komen bahwa air itu debitnya selalu tetap…sayang sekali kenyataan yang mungkin terjadi adalah sebaliknya. jangan persepsikan bahwa karena banyak air di laut berarti kita ga akan kekurangan air. karena belum ada teknologi canggih (terutama teknologi canggih yang murah hingga Indonesia mampu memilikinya) yang dapat merubah air laut menjadi air layak minum. hampir 90% air di dunia ini adalah air laut, tapi air yang siap sedia untuk langsung kita gunakan (antara lain air permukaan, air tanah, atau air resapan) tak lebih dari 3%! jadi hematlah air, tanamlah pohon sebagai daerah resapan air, karena selain penurunan kualitas kita juga mungkin akan mengalami penurunan kuantitas air..

  • 14. dphy  |  7 Desember, 2007 at 11:45 am

    Hehehe… Kalian orang hebat deh… Mau peduli lingkungan.. Aku baru nemu website ini sih.. Tapi seneng banget ketemu orang- orang yang mau peduli lingkungan. Aku percaya kita pasti berada di tengah komunitas orang2 yang belum sepenuhnya sadar akan lingkungan. Aku mulai dengan diriku sendiri. Eh, ternyata seisi rumahku ikutan dengan kebiasaan ramah lingkungan ini. Trus waktu aku buka omongan ke teman, eh, dia langsung cari info sendiri, dan bahkan lebih radikal dari aku. Jadi jangan malu deh buat mulai NGOMONG … Tapi yang penting diri kita berubah dulu, jangan kaya Calo Tiket, ga ikut naik promosi doang.. Tuhan ciptain bumi ini buat manusia, jadilah apa yang manusia kehendaki atas buminya…

  • 15. energiborneo  |  8 Desember, 2007 at 10:31 pm

    Soal RE-RE-RE-RE dan REEEEEEEE yang banyak itu, dari sononya emang ditakdirkan pasti lebih baik… karena intinya adalah memperbaiki.
    Jadi, kalo diterin… bisa-bisa sampe REvolusi, REformasi, REevaluasi, REstorasi, deelelelelelel… yang semuanya akan lebih baik dari yang sudah ada sebelumnya.

  • 16. andri  |  13 Desember, 2007 at 8:50 am

    Kalo sekedar di kamar yang luasnya gak seberapa dan populasinya gak lebih 2-3 org, biasain pake kipas angin instead of AC. Inget juga, kalo di kamar-rumah, mobil pribadi, kantor, jalan2 ke mall selalu dilingkupi AC, keringat sulit keluar dan buntutnya pengluaran racun dari tubuh gak lancar, buntutnya kita jg yg sakit.

    Pemakaian tas plastik yg berulang, kesadaran itu sudah ada; susahnya pihak supermarket/depsto yg gak bolehin. Satpam di pintu masuk dgn galak nyuruh nitipin aja di penitipan, mbak2 kasir juga takut2 pas kita keluarin tas sendiri. Mereka akan tetep kasih tas plastik,”buat formalitas aja mbak, biar saya juga gak dimarahin.”

    Pikir2, akhirnya gw belanja aja di pasar or kelontong, demi membagi rejeki juga dgn pedagang modal kecil-menengah. Sustainable development, jack.

  • 17. Budi  |  25 Desember, 2007 at 1:42 pm

    Ayo kita berpartisipasi meng konservasi air di lingkungan kita sendiri..Banyak cara yang bisa kita lakukan, misalnya membuat sumur resapan, perbanyak tanah/lapangan terbuka, gunakan grassblock untuk carport, gunakan biopori untuk memperbanyak ruang serapan air, perbanyak tanaman, dll

    Kalo berminat mengetahui lebih banyak silahkan buka website
    http://bplhd.jakarta.go.id/SR.php. Untuk info re Biopori silahkan ke website http://www.biopori.com/

    Kami sendiri sudah melaksanakan sebagian besar cara di atas..semua air yang kita gunakan kembali lagi ke dalam tanah, tidak ada yang mengalir ke got/comberan…

    Kalau semua rumah tangga mau berpartisipasi, mudah-mudahan tidak terjadi banjir…dan air bersih selalu tersedia untuk keperluan kita..

    Wass,
    Budi

  • 18. z^^p@y3Rz_qyut  |  29 Desember, 2007 at 4:05 pm

    Hmm…sneng bgt!ternyata udah banyak yg peduli ma lingkungan.klo ngliat ancaman yg datang gara2 sampah,emang ngeri bgt.Moga aja dgn adanya pendidikan lingkungan hidup sejak dini dan partisipasi semua pihak(remaja Indonesia khususnya) sampah bener2 bisa dimanfaatkan dgn cara daur ulang.Bye… Bye SAMPAH!!!!bagi2 tips dong cara daur ulang yg gampang.

  • 19. echa  |  22 Januari, 2008 at 5:32 pm

    Sobat..salam kenal. Seneng bisa nemuin web ini and membaca sharing teman2. Dikantor , kita punya rencana untuk menggalakan kehidupan keep save our environment. Kira kira ada input nggak program apa yang bsia nyata kita sgr lakukan. idenya sih, yang utama adalah pemakaian kertas yang harus lebih ditingkatkan kesadaran dan efisiensinya. Jika ada ide lain yangbsia dijadikan gerakan nyata..please sharenya..
    Thanks ya ?

  • 20. meiy  |  1 Februari, 2008 at 12:13 pm

    Mas mohon ijin menaro logo 4Rnya yah :)

  • 21. Aku Ingin Hijau  |  1 Februari, 2008 at 12:49 pm

    meiy, silakan untuk menaro logo 4R

  • 22. awank  |  21 Februari, 2008 at 11:50 am

    tambah satu R lagi, REWIND = mengulang kembali, maksudnya mengulang kembali kebiasaan2 yang peduli lingkungan diatas. !??

  • 23. ---Cell---  |  3 April, 2008 at 11:01 pm

    kebetulan bgt nih website buat bhan tugas biologi..
    hehehe

  • 24. andi n  |  27 April, 2008 at 7:59 am

    situs foto-foto barang daur ulang apa c..?

  • 25. fanny  |  29 April, 2008 at 11:58 am

    hai, mohon bantuannya donk keponakan saya ada tugas scince (SD) di sekolahannya untuk ujian akhir, buat sesuatu yang bisa di daur ulang, dan klo bisa barang2nya yang gampang di cari dan cara pembuatannya juga cepat, pls give an idea…. tks a lot fren

  • 26. De Maulana  |  13 Juni, 2008 at 9:46 am

    Gerakan upaya perbaikan terhadap lingkungan di Indonesia terus tumbuh dan berkembang sejalan dengan peningkatan eksplorasi terhadap lingkungan itu sendiri. Peran pemerintah dan masyarakat terus berjalan, yang satu ke kiri dan yang satu ke kanan. LAPINDO ? - HUTAN KALIMANTAN dan BATUBARA ? . Dengan puncak krisis energi dan susahnya daya beli masyarakat sekarang ?

    Kesadaran mulai dari tingkat dasar anak-anak, remaja dan dewasa melalui beberapa program kampanye terus digulirkan. Sudahkan mencapai pesan yang persuasif serta dapat mengubah perilaku ?. Atau kurang tajam terlalu testimonial belaka ? atau hanya program entertain saja ?

    Banyak hal yang perlu disampaikan secara tepat, darimana lagi kita memulai strategi ?

    Medium internet/ chat bisakah dijadikan salah satu ajang pendekatan kearah itu yang mana didalamnya terdapat banyak komunitas ?

    SELAMAT DAN KITA TERUS BERJUANG

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Agenda

13-29 Juni 2008
BOGOR FLORA EXPO 2008.
Depan Gedung Tegar Beriman Pemda Kab Bogor

28 Juni 2008
Go Green PSM-ADENIUMANIA.
Bagi-bagi 1.000 pot tanaman adenium secara cuma-cuma kepada masyarakat di halaman McDonald's Cibubur, pada Sabtu, 28 Juni 2008, pukul 07.00 - 10.00.

29 Juni 2008
Rotary Club Green-A-Thon

29 Juni 2008
Greenpeace Supporter Gathering
Grand Indonesia Mall
Atrium East Mall Lt. 1
13:30 - 16:00

27 - 29 Juni 2008
Pameran Lingkungan Hidup Sukabumi
Lapangan Merdeka, Kota Sukabumi

1-3 Juli 2008
Pameran Indo Livestock

Pilih Kategori Anda

Archives

Top Posts

Artikel Sebelumnya

Survey

RSS Aku Belajar Hijau

Kampanye Hijau





Reduce Reuse Recycle Repair

Blogroll

Statistik Pengunjung

  • 174,028 Pengunjung

Statistik

Links