Dengar lagu-lagu gratis lewat Internet. Mengurangi pembelian CD.
17 April, 2008
Setelah kita selalu membeli kaset, lalu merubah seluruh koleksi musik menjadi CD, dan akhirnya dirubah lagi menjadi MP3 di komputer, semua seperti tidak akan habis. Mp3 pun kalau ada standard yang lebih baik lagi harus kita rubah lagi. MP3 pun tidak selalu gratis dan harus didownload dahulu. Secara lingkungan, saya pernah menulis mengenai “Daripada Beli CD, Download Saja Melalui Internet, Asalkan Sah.” untuk mendownload lagu karena secara lingkungan akan lebih baik oleh karena jalur rantai distribusi dan produksi dari CD itu sendiri. Memang untuk semua aktivitas ini memerlukan bandwidth internet yang cukup besar, tetapi dengan pertumbuhan bandwidth internet yang semakin cepat, maka semakin banyak juga yang dapat menggunakan alternatif lagu melalui internet ini.
Alternatif lain adalah mendengarkan radio secara online. Sekarang sudah ada banyak radio Indonesia pun memiliki alternatif radio online. Daftar radio Indonesia yang online bisa dilihat disini. Radio online bisa didengarkan melalui Winamp, i-tunes, Windows Media Player, ataupun lainnya. Dengan radio online ini pun komunitas Indonesia yang ada di luar negeri dapat terus mendengarkan berita maupun lagu dari Indonesia.
Tetapi kadang kita juga mau memilih sendiri lagu yang mau didengarkan dimana kalau kita mendengarkan radio, kecuali kita request, bisa mendengarkan lagu pilihan kita. Oleh karena itu ada juga cara baru memilih dan mendengarkan lagu melalui internet. Kalau dengan You Tube kita bisa melihat video gratis lewat internet, maka dengan Songza dan Songerize kita bisa mencari lagu yang kita inginkan dan langsung memutarnya melalui internet. Songerize saya rasa lebih lengkap karena coba-coba cari lagu Indonesia, walaupun tidak semua ada, masih bisa tercari. Cara penggunaan pun mudah sekali karena tidak memerlukan software tambahan, seperti juga You Tube.
Mudah-mudahan info ini bisa berguna.
Entry Filed under: TeknoHijau. .
17 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed







1.
aRdho | 18 April, 2008 at 2:20 am
makasih infonya..
tp biasanya yg online itu, susah banget didengerin dari sini… putus2 melulu.. :-S
2.
Saherman | 18 April, 2008 at 10:06 am
Mantap. Ini langkah maju untuk melestarikan bumi yang ramah pada penghuninya. Belakangan ini saya sendiri sering mengunduh lagu-lagu yang saya sukai dari You Tube.
3.
muziqcantiq | 18 April, 2008 at 2:06 pm
Me 2, Makaciiii ya pencerahannya
4.
frida | 18 April, 2008 at 4:05 pm
asal ingaaat…jangan lama2 juga buka internet/komputer…boros listrik!
5.
Aku Ingin Hijau | 18 April, 2008 at 4:21 pm
Bener juga kata frida. kalau akhirnya kalo mau denger radio musti nyalain komputer dulu malah jadi mahal dan boros. Ini cuma untuk yang sekaligus kerja/ngapain di komputer + denger lagu supaya gak nyalain radio lagi.
good point frida. tx.
6.
azn360 | 19 April, 2008 at 8:57 pm
maaf komentar yang tadi maksudnya dah aku masukkan, tapi jika tidak berkenan nanti saya hilangkan. terima kasih
7.
yherlanti | 19 April, 2008 at 10:42 pm
setujuuu banget tuh….biasanya saya punya jurus, satu temen beli CD orginalnya, kite rame-rame ngopi ke komputer. Satu CD bisa beredar ke banyak orang…termasuk saya simpan koleksi lagunya di internet…..pake 4share file yang menyediakan 5 GB or pake multiply….dan kayaknya para produser harus mempertimbangkan kemudahan untuk mendownload lagu, misalnya satu lagu dihargai 1000-2000, pasti banyak yang mau????soooo kita semua ga usah beli kaset dan cd yang nota benenya, kalau udah rusak menyumbangkan sampah anorganik! Oh ya…salam kenal ya!
8.
jana | 21 April, 2008 at 9:46 am
Kami adalah penggemar jam klasik, lebih tepat jam bekas sedikit banyak ikut penghemetan energi lewat pemakaian jam reuse (berapa banyak energi yang dibutuhkan dan berapa banyak limbah yang dihasilkan untuk produksi sebuah jam?) dan mengurangi sedikit pencemaran dengan penggunaan jam automatik atau manual winding tanpa harus membeli dan membuang batrei…salut buat anda semua!– http://jam-klasik.blogspot.com
9.
gersang | 22 April, 2008 at 3:46 pm
aduh download aja lagi, smua file yg ada di youtube.
nih,,, caranya klo g’ tau :
step 1; cari lagu, or pa aja yg mau lo cari
trus… klik tuh salah satu yg lo mau,,,
step 2; copy addresnya,
step 3; buka situs http://www.downthisvideo.com/
lalu paste aja dech di box downloadnya.
so enjoy with this…
10.
C Sutanto | 23 April, 2008 at 2:03 pm
Belakangan ini sayapun berpikir tentang kaitanan sustainability dengan desain bangunan. Saran untuk yang mau bangun rumah - jangan menggunakan material yang butuh kirim dari jauh. Bensin dan polusi proses termasuk issue penghijauan kan?
@gersang: thank you info youtubenya.
11.
gea | 24 April, 2008 at 10:04 am
kok gw buka songza pengen denger lagu kesukaan gw, ada sih emang tapi kok putus2 yah, tolong dunk gimana caranya biar bunyinya ngga putus2, thanks
12.
yanuar | 17 Mei, 2008 at 11:00 pm
wah, susah juga ya kalau begini… maksud hati selamatkan bumi, tapi masih juga berbenturan dengan hak cipta.. terus apa kabarnya cd dari jagung yang bisa terdegradasi cepat itu? belum bisa massal kah produksinya?
anyway,dengan content yang ada di web saat ini, kemungkinan besar pertumbuhan bandwith pun akan tersalip juga.tapi semoga ini tidak terjadi
13.
linda | 1 Juni, 2008 at 4:11 pm
ya lebih dinamis aj klo segala sesuatunya bisa kita lakuin lwt komputer.
14.
ghaniarasyid™ | 12 Juni, 2008 at 2:45 pm
masalahnya…

kalo download di internet kebanyakan bajakan sih
kalo mau yang legal ribet, pake kartu kredit dan kadang2 kita nggak yakin…
15.
bondres | 28 Juni, 2008 at 3:21 pm
emank kite pkirin…mo bajakan ke,mo asli ke…tinggal dengerin za kuk repot!!!
16.
ardy | 28 Juni, 2008 at 5:47 pm
wah repot kalo gitu, koneksi di indonesia kayak apa seh… pasti putus2, kalo mau lancar malem2 jam 1 malem pasti lancar dan ditemenin setan sekalian,, haha
Mending download, save, dan dengarkan sewaktu2^^
17.
woodcut | 1 Juli, 2008 at 1:08 pm
menurut woodcut tanpa pupuk kandang dan kompos…komentar2 kalian kurang monokototil dan berakar serabut